Metromilenial.com, Palu, SULTENG,- Lebih dari 100 tukang gigi yang tergabung dalam Forum Tukang Gigi Indonesia (FTGI) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti musyawarah Wilayah (Muswil ) dan Pelatihan FTGI.
Adapun tema yang diusung dalam pertemuan itu Membangun Kemitraan Kepada Semua Pihak (Stak holder), Meningkatkan mutu dan Pelayanan Tukang Gigi secara Profesional.
Kegiatan tersebut dilaksanakan 8 – 10 Maret 2022, di Hotel Jazz jln zebra II kota palu provinsi sulawesi tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah yang di wakili oleh Tenaga Ahli sekretariat gubernur sulawesi tengah Andi Aril Pattalau S.Sos.,M.A.P. Dalam sambutanya.
Menyampaikan permohonan maaf gubernur karena tidak sempat menhadiri kegiatan Muswil FTGI wilayah selteng berhubungan adanya kegiatan lain yang lebih mendesak yang ia harus hadiri.
Aril apresiasi kegiatan FTGI dalam rangka Muswil, yang dirangkaikan dengan pelatihan dan pendidikan tukang gigi, "Tukang gigi adalah sebuah profesi mandiri yang dapat menekan angka pengangguran ini sangat bagus" angka pengangguran merupakan satu PR besar bagi pemerintah, dengan hadirnya organisasi FTGI malaksanakan kegiatan Pendidikan Kilat (Diklat) maka secara tidak langsung organisasi FTGI telah membantu pemerintah, dalam peningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) .
Ia pun menyampaikan amanat gubernur sulawesi tengah H.Rusdi Mastura lewat sambutanya bahwa siapapun yang terpilih sebagai Dewan Pengurus Wilayah (DPW), FTGI nantinya gubernur sulawesi tengah menunggu audensi dari ketua DPW-FTGI Sul-teng, " Aril mengaku siap mempasilitasi untuk audiensi kegubernur Sul-teng tutur Aril
Lanjut ia berharap agar organisasi FTGI dapat berkembang di wilayah provinsi sulawesi tengah sebagaimana mestinya, dan organisasi FTGI dapat menjadi wadah tunggal tukang gigi di sulawesi tengah
Pada kesempatan yang sama kadinkes provinsi Sul-teng yang diwakili bidang pengololahGigi dan Mulut NI Luh Kadek Sukmawati SSTG.,M.Kes kepada media ini menyampaikan bahwa selaku dinas terkait pihaknya mensupport kegiatan muswil yang di rangkaikan dengan pendidikan dan pelatihan ini "ini sangat bagus dengan hadirnya Organisasi FTGI tukang gigi yang ada di Sul-teng tukang gigi dapat terorganisir serta terbina dengan baik, secara tehnis kami dari dinas kesehatan akan membantu proses penerbitan perizinannya tukang gigi.
Kami pun akan membantu tukang gigi agar dapat berkolaborasi dengan dokter gigi dalam pembuatan gigi palsu, dengan ketentuan tukang gigi dapat memahami batasan batasan pekerjaan tukang gigi tegasnya
Ketua umum FTGI, Ir Karnawan S mengatakan, ada beberapa tujuan kegiatan yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini. Mulai dari peningkatan publikasi dan sharing keilmuan, penguatan branding dan peran pemikiran asosiasi profesi tukang gigi, serta peningkatan kwalitas pengetahuan dan keilmuan berkaitan dengan profesi tukang gigi dan yang paling terpenting adalah membangun Kemitraan Kepada Semua Pihak (Stekholder), Meningkatkan mutu dan Pelayanan Tukang Gigi secara Profesional.
“Kegiatan ini diikuti ratusan peserta, mereka adalah para tukang gigi yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. ,” tutur Karnawan.
Ketua Wilayah terpilih Moh Umar MM menambahkan bahwa FTGI ini merupakan organisasi yang berstatus sebagai forum konsultasi, komunikasi, dan koordinasi para anggota dalam bidang/profesi tukang gigi secara mandiri.
Organisasi ini berbentuk asosiasi fungsional para anggota di seluruh Indonesia. Musyawarah Wilayah (Muswil) merupakan lembaga pengambilan keputusan untuk wilayah sulawesi tengah yang menyusun kebijakan dan arah organisasi.
“Melalui Muswil ini kami akan menyusun badan pengurus dan program FGTI dan melakukan evaluasi, serta hal-hal lain yang dianggap penting,” ujar
Ia pun berharap agar pemerintah dapat memberi ruang untuk profesi tukang gigi melalui FTGI, sehingga antara FTGI dengan pemerintah dapat terjaling hubungan interaktip, dengan itu permenkes 39 Tahun 2014 tentang pembinaan pengawasan dan perizinan tukang gigi dapat berjalan sebagaimana mestinya (*/jam'un)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar