Jumat, 05 Juni 2020

Bahas Ketersediaan Pupuk, Pemkab Sidrap Rapat Dengan KP3 Dan Distributor Pupuk



Metromilenial. com-
Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar pertemuan dengan Komisi Pengawasan Pupuk Pestisida (KP3) dengan distributor se-Kabupaten Sidrap di Ruang Rapat Sekda Sidrap, Selasa (2/6/2020).

Sekda Sidrap, Sudirman Bungi memimpin rapat membahas ketersediaan stok pupuk dan proses penyaluran pupuk bersubsidi dalam menghadapi musim tanam di Kabupaten Sidrap.

Turut hadir,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Faisal Ranggong, Asiten Pemerintahan dan Kesra Andi Faisal Burhanuddin, Asiten Administrasi Umum Andi Rachmat Saleh, Kepala Inspektorat, Muh Rohady Ramadhan, Kepala BKAD Nasruddin Waris, Kadis Pertanian Azis Damis, Kabag Perekonomian dan SDA Sudarmin, serta instansi terkait.

Sekda Sidrap mengatakan, demi optimalnya penyaluran dan ketersediaan pupuk menghadapi pemupukan musim tanam April-September, harus dibangun pemikiran dan kerjasama yang utuh para pihak yang terlibat dalam urusan ketersediaan pupuk.

“Saya berharap kiranya rapat ini menjadi titik awal untuk saling bersinergi dan bekerjasama mengamankan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi para petani,” ujar Sudirman. 

Dalam rapat tersebut para distributor mengutarakan  ketersediaan pupuk pada musim tanam untuk April-September masih terpenuhi, dan optimis untuk musim selanjutnya juga aman.

"Itu artinya ketersediaan pupuk kita untuk musim tanam pertama masih aman, dan menjaga stok pupuk untuk musim tanam selanjutnya tetap tersedia" kata Sudirman.

Lebih jauh, Ia berharap kepada para distributor untuk mampu memenuhi target distribusi hingga 80℅ supaya bisa mendapatkan tambahan kuota pupuk subsidi untuk musim-musim tanam selanjutnya.

“Kita harap semua distributor untuk memenuhi target distribusi hingga 80℅, sebagai syarat sehingga kita dapat mengajukan untuk bisa mendapatkan tambahan kuota lebih ke depannya untuk kesiapan stok pada musim-musim tanam selanjutnya,” tutup Sudirman.(Bah)

Jubir Covid- 19 Sidrap,Tiga Tambahan Baru PDP Terpapar Corona



Metromilenial. Com-
SIDRAP, Situasi penularan Covid-19 di Kabupaten Sidrap belum normal. Bahkan terjadi penambahan kasus baru warga yang dinyatakan positif terpapar virus itu.

Juru bicara (Jubir) Covid-19 Pemkab Sidrap, Ishak Kenre SKM MKes menyampaikan perkembangan situasi yang terjadi, Selasa 2 Juni 2020.

Ishak menyebutkan adanya tambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 3 orang berdasarkan hasil pemeriksaan Swab yang diterima dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulsel.

Ya, Ada tiga tambahan kasus baru positif Covid-19, ketiganya diketahui sebaran Kecamatan Pitu Riawa, Panca Rijang dan Maritengngae,” tutur Ishak, sesaat lalu.


Ilustrasi Positif Covid-19
Disebutnya, satu diantara ketiga warga yang terpapar Covid-19 sesuai hasil pemeriksaan PCR Swab itu, seorang pria 22 tahun, ber-KTP Makassar.

“Perkembangan lainnya, terdapat seorang pasien positif yang sembuh dari Covid-19. Dia seorang perempuan dari sebaran Kecamatan Tellu Limpoe,” demikian terang Ishak.
 Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, dr H Andi Irwansyah MKes menyebut bahwa sampai saat ini, penularan masih terus terjadi.

Karenanya, Andi Irwan, begitu ia akrab disapa terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi dan terus meningkatkan kedisiplinan terhadap protap kesehatan.

Menurutnya, petugas Puskesmas yang tergabung dalam Tim Gerak Cepat (TGC), terus meningkatkan pelacakan kontak erat.

Juga intens melaksanakan surveilans aktif dan ditindaklanjuti dengan RDT dan Pemeriksaan SWAB, “Semua ini kita lakukan untuk memutuskan mata rantai penularan Virus Corona .(Bah)

PDP Covid-19 Asal Sidrap Meninggal Di RS Sayang Rakyat Makassar Usai Di Rawat.



Metromilenial. com-
SIDRAP,  Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kabupaten Sidrap yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Sayang Rakyat Makassar, dikabarkan meninggal dunia, Selasa (2/6/2020).

“Almarhumah menghembuskan napas terakhir pada pukul 04.29 wita dinihari tadi. Kami sudah terima informasinya dari Makassar,” ujar Ishak Kenre, Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap sesaat lalu.

Dia menyebutkan, PDP berjenis kelamin perempuan tersebut adalah rujukan dari RS Nene Mallomo (Nemal) Kabupaten Sidrap.

“Almarhumah merupakan sebaran Kecamatan Duapitue Sidrap,” ujar Ishak Kenre dikomfirmasi media ini. 

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulsel terkait kabar meninggalnya salah seorang PDP dari Sidrap tersebut. “Hasilnya, benar. Memang ada yang meninggal dunia,” tegas Ishak Kenre yang juga Dosen STIKES Muhammadiyah Pangsid ini. (Bah)

Senin, 01 Juni 2020

Dollah Mando Kembali Salurkan 151 BLT Tahap Dua Di Desa Teteaji.

Redaktur Eksekutif
Bahri Layya


Metromilenial. com, Sidrap-
Bupati Sidrap HDollah Mando kembali melakukan penyerahan Batuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap II, Senin 1 Juni 2020

Kali ini, Dollah Mando menyerahkan BLT di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe. Sedikitnya 151 kepala keluarga (KK) yang menerima BLT tersebut.

Seperti biasa, penyerahan BLT oleh bupati turut didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Sidrap, Abbas Aras

Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Camat Tellu Limpoe Andi Mauraga, Danramil 1420-02 Tellu limpoe kapten Inf Haryono

Tampak pula, Kapolsek Tellu Limpoe diwakili oleh Babinkamtibmas Desa Polewali Bripka Jamal B, Kepala Desa Teteaji Andi Muh Gusli C, serta Pendamping Desa Arifuddin Bora

Mengingat kegiatan ini berlangsung di tengah Pandemi Covid-19, maka bupati hanya menyerahkan BLT secara simbolis. Sedikitnya 20 perwakilan dari 151 KK itu menerima bantuan tersebut

Bupati dalam kesempatan itu menerangkan bahwa bantuan uang tunai sebesar Rp600 ribu per KK tersebut sebagai wujud perhatian pemerintah daerah membantu warga di tengah wabah virus corona

"Tentu saya berharap agar saudara-saudara bisa mempergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya guna meringankan beban saudara-saudara saat ini," ujar Dollah Mando

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Sidrap, Abbas Aras mengatakan, BLT tersebut bersumber dari DD. Bantuan itu berlangsung selama tiga bulan (Bah)