Kamis, 12 Mei 2022

Hasil Evaluasi Kemendagri, Capaian SPM Sidrap Tertinggi di Sulsel Tahun 2021




Metromilenial.com,Sidrap--Kabupaten Sidenreng Rappang berhasil meraih capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2021. Dari enam bidang yang dievaluasi, capaian rata-rata Kabupaten Sidrap yaitu 90,76%.

Hal tersebut terungkap dalam rapat penyampaian hasil evaluasi laporan penerapan SPM tahun yang digelar Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Kamis (12/5/2022).

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah, Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.

Hadir di kesempatan tersebut, Kabag Tata Pemerintahan Sidrap, Fandy Anshary, Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Bappelitbangda, Adli Lukman, Kabid Perencanaan Perekonomian, SDA dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda, Nasrah Anitasari Rasyid, tim penerapan SPM serta OPD pengampu urusan OSM.

Disebutkan saat evaluasi, SPM Sidrap di bidang sosial mencapai 100%, bidang pera 100%, bidang tramtibumlinmas 93%, bidang PU 89%, bidang kesehatan 85%, dan bidang pendidikan 78%. Jika dirata-ratakan, capaian SPM Sidrap 90,76% tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di Sulsel.

Untuk tingkat kabupaten di wilayah regional Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, capaian SPM Sidrap menempati posisi keempat setelah Bone Bolango, Minahasa Tenggara, dan Minahasa. Sementara di tingkat provinsi pada wilayah regional yang sama, Provinsi Sulawesi Selatan menduduki urutan pertama dengan capaian 100%. 

Sebagai informasi, Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan Urusan Pemerintahan Wajib yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal. 

Penerapan SPM dan pemenuhan pelayanan dasar tersebut dilakukan oleh pemerintah daerah baik pemerintah daerah provinsi maupun pemerintah daerah kabupaten/kota.(Heril/Bah)

Cegah Penularan Covid-19,.Polres Pasangkayu Melakukan Operasi Yustisi



Metromilenial .com- Demi mencegah penyebaran virus Covid-19, Personil Polres Pasangkayu bersama Unsur Tingkat Kabupaten Pasangkayu melaksanakan Operasi Yustisi guna Penerapan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dan pembagian masker kepada warga masyarakat, Kamis (12/5/2022).


Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H, M.M, melalui IPDA Iss Haryanto Selaku Perwira Pengendali mengatakan kegiatan tersebut di harapkan agar warga masyarakat khususnya warga Kabupaten Pasangkayu selalu patuhi protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus Covid-19 yang semakin hari makin meningkat.

Dalam pelaksanaan kegiatan operasi yustisi ini dipimpin IPDA Iss Haryanto yang Berlokasi di Bundaran Smart City tepatnya di jalan trans Sulawesi Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu.


“Harapan kami agar kegiatan yang sudah dilaksanakan selama ini dapat memberikan perubahan yang signifikan sebagai edukasi dan kesadaran bagi masyarakat adalah kunci utama dalam memutus penyebaran virus covid-19 ini berakhir”, ucap IPDA Iss Haryanto.

Operasi Yustisi tersebut dilakukan dengan cara membagikan masker bagi warga yang mengendarai kendaraan umum yang belum menggunakan masker serta memberikan himbauan kepada masyarakat umum untuk mematuhi protokol Covid-19, (Hms/Polres/ Hend).

Maksimalkan Pelayanan KPU Sidrap Gelar Vaksin Booster



Metromilenial.com,---Sidrap, -- Guna memaksimalkan pelayanan menjelang  tahapan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang, Sejumlah Komisioner KPU, bersama jajaran sekertariat KPU Sidenreng Rappang, mengikuti vaksinasi booster, Rabu (11/5).
Vaksinasi booster tersebut terselenggara atas kerjasama KPU Sidrap dengan Dinas Kesehatan melalui Tim satgas Covid 19 Kabupaten Sidenreng Rappang. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Sidrap, Syamsuddin Saleng,  saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya
“ Alhamdulillah kegiatan vaksiniasi booster atau dosis ketiga kemarin berjalan dengan lancar. Kami  mengucapakan terima kasih banyak kepada Pemda Sidrap, secara khusus kepada tim satgas Covid 19, atas perhatian dan respon cepat yang diberikan,” jelas Syamsuddin.
Informasi lainnya, Tak hanya komisioner dan pejabat dan staf sekertariat KPU Sidrap, beberapa masyarakat bahkan diantaranya beberapa pelajar ikut serta dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor KPU Sidrap tersebut .
Syamsuddin juga menambahkan bahwa  kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam pemberian vaksin dosis ke tiga sebagai upaya memutus mata rantai penularan covid 19, dan meningkatkan imunitas tubuh, apalagi sebentar lagi kita akan memasuki tahapan pemilu.
Sekedar diketahui, bahwa sesuai dengan ketentuan dalam Undang undang nomor 7 tahun 2017, pada pasal 167 ayat 6, bahwa Tahapan penyelenggaran pemilu dimulai paling lambat 20 puluh bulan sebelum pemungutan suara.
“ Seperti yang kita ketahui bersama bahwa hari pemungutan suara telah ditetapkan pada 14 Februari 2024 mendatang, maka sesuai undang undang tahapan akan dimulai 14 Juni mendatang,” jelas Syamsuddin.(Heril/*)

Kapolres Pasangkayu Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Ketupat 2022



Metromilenial. com, Pasangkayu Sulbar- Kepala Kepolisian Resor Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H pimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2022 dengan tema “Wujud Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Untuk Menjamin Masyarakat Aman dan Sehat Dalam Perayaan Idul Fitri 1443 H, kegiatan bertempat di Lapangan Apel Corona Mapolres Pasangkayu Jumat pagi (22/4/2022).

Acara tersebut dihadiri oleh Dandim 1427 Pasangkayu Diwakili Danramil O3 DIM 1427 Pasangkayu Kapten Inf. Hasan, Kepala Kejaksaan Negeri Pasangkayu Muhcin S.H, Ketua Pengadilan Negeri Pasangkayu, BPBD, Kasatpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Damkar, Koperindag, PUPR, para PJU Polres Pasangkayu, Para Kapolsek Jajaran, Personel Polres Pasangkayu, Senkom dan PLN Rayon Pasangkayu.

Kegiatan apel diawali dengan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Marano 2022, kepada 4 (empat) anggota perwakilan dari TNI, Satuan lalu lintas, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kab. Pasangkayu

Pada kegiatan tersebut, Kapolres Pasangkayu membacakan amanat seragam Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang intinya menyampaikan walaupun situasi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan BOR rumah sakit berada dibawah standar WHO, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai, kita semua harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H/tahun 2022.

Kita harus menyiapkan masyarakat agar aman dari penularan Covid-19 dengan terus menggelar kegiatan vaksinasi disertai dengan berbagai upaya pencegahan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19.

Lanjut Kapolres, Polri dengan dukungan dari TNI, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan Operasi “Ketupat-2022” yang dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022 s.d. 9 Mei 2022. Fokus pengamanan adalah 101.700 obyek di seluruh Indonesia baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara. Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel TNI, serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 Pos Pengamanan dan 734 Pos Pelayanan serta 258 Pos Terpadu.

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi antara lain, ancaman terorisme, premanisme, aksi sweeping oleh ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok, antrean dan kelangkaan BBM, kejahatan konvensional (3C), penyakit masyarakat, konflik buruh terkait THR, balap liar, penyalahgunaan narkoba, petasan, perkelaian antar kelompok/antar kampung, aksi perusakan fasilitas umum, kerumunan masyarakat yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

Oleh karena itu, Operasi “Ketupat-2022” harus dilaksanakan secara optimal. Perjalan mudik maupun balik berjalan lancar, aman dan sehat. Kejahatan dan gangguan kamtibmas sekecil apapun harus kita cegah dan antisipasi. Ketika operasi ini berhasil, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ibadah Idul Fitri 1443 H/tahun 2022 dengan aman dan sehat, baik dari gangguan kamtibmas maupun dari bahaya Covid-19.

Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi “Ketupat Marano 2022” sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat senantiasa terjaga serta arus mudik maupun balik berjalan lancar.(A Hendra/Bah/*)