Senin, 25 Juli 2022

Ketua Umum ISA Sidrap Temui Ketua MUI Sidrap




Metromilenial.com,.Sidrap-- Di sela-sela kesibukan ketua umum ISA Sidrap dalam aktivitasnya menyempatkan diri bersilaturahmi  dengan ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidrap Dr.H Aminuddin Mamma,M.Ag di Rappang 23/07/2022. 

Ketua Umum ISA Sidrap Dr. Mahmud La Kaiya melakukan diskusi ringan dengan Ketua MUI Sidrap seputar kondisi sosial masyarakat hingga masalah lingkungan hidup yang menjadi issu yang menjadi perhatian saat ini. 

Salah satu hal yang menarik dari diskusi sebagai kata kunci adalah kesadaran semua pihak dalam merubah cara berfikir  dalam melaksanakan aktivitas sosial maupun pengelolaan lingkungan. 
Kondisi maraknya penyakit2 sosial yang ada ditengah masyarakat tentu menjadi tanggung jawab semua pihak dalam membangun nilai-nilai kesadaran sehingga tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain.

Dalam diskusi berdurasi kurang lebih 2 jam, Dr. Mahmud La Kaiya berharap kepada MUI Sidrap untuk membangun sinergi para dai-dai untuk menggunakan mimbar jumat  sebagai wadah yang efektif untuk merubah pola pikir masyarakat agar pengelolaan sosial dan lingkungan hidup berdasarkan perintah agama.(Bah/*)

Polres Pasangkayu Potong 6 Sapi Usai Idhul Adha, Daginya di Bagikan Kaum Dhuafa




Metromilenial. com,Pasangkayu-- Perayaan Hari Raya IDUL ADHA 1443H/2022 M Polres Pasangkayu melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan Qurban kepada masyarakat kaum Dhuafa.

Pemotongan hewan Qurban yang disembelih oleh panitia pelaksana Qurban Polres Pasangkayu dengan jumlah enam ekor sapi dan satu ekor kambing.

Qurban yang dilakukan oleh pihak Polres Pasangkayu juga di hadiri langsung oleh Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H, M.M, serta Ketua Bhayangkari Cabang Pasangkayu Ny. Ria Didik Subiyakto, Pejabat Utama dan Personel Bintara Polres Pasangkayu.

Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H, M.M, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu Masyarakat Yang kurang mampu, berbagi dan merayakan hari Raya Idul Adha 1443 H bersama pada tahun ini.

"Mari kita berbagi dan menjalin silahturahmi di hari Idul adha seperti saat ini"

Ia menharapkan pada momen ini dapat dijadikan seluruh anggota untuk memahami arti saling berbagi kepada yang membutuhkan, ucap kapolres.

Kegiatan pembagian daging hewan Qurban diberikan secara simbolis oleh Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H. M.M bersama Ny. Ria Didik Subiyakto Ketua Bayangkari Cabang Pasangkayu kemudian di Bagikan kepada masyarakat kaum Dhuafa secara Door to door oleh Panitia Qurban. (Hend/ Bah).

Polres Pasangkayu Potong 6 Sapi Saat Idhul Adha, Daginya di Bagikan Kaum Dhuafa




Metromilenial .com,Pasangkayu - Perayaan Hari Raya IDUL ADHA 1443H/2022 M Polres Pasangkayu melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan Qurban kepada masyarakat kaum Dhuafa.

Pemotongan hewan Qurban yang disembelih oleh panitia pelaksana Qurban Polres Pasangkayu dengan jumlah enam ekor sapi dan satu ekor kambing.

Qurban yang dilakukan oleh pihak Polres Pasangkayu juga di hadiri langsung oleh Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H, M.M, serta Ketua Bhayangkari Cabang Pasangkayu Ny. Ria Didik Subiyakto, Pejabat Utama dan Personel Bintara Polres Pasangkayu.

Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H, M.M, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu Masyarakat Yang kurang mampu, berbagi dan merayakan hari Raya Idul Adha 1443 H bersama pada tahun ini.

"Mari kita berbagi dan menjalin silahturahmi di hari Idul adha seperti saat ini"

Ia menharapkan pada momen ini dapat dijadikan seluruh anggota untuk memahami arti saling berbagi kepada yang membutuhkan, ucap kapolres.

Kegiatan pembagian daging hewan Qurban diberikan secara simbolis oleh Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto S.H. M.M bersama Ny. Ria Didik Subiyakto Ketua Bayangkari Cabang Pasangkayu kemudian di Bagikan kepada masyarakat kaum Dhuafa secara Door to door oleh Panitia Qurban. (Hend/ Bah).

Soal Pengadaan Spanduk Masuk Ke Sejumlah Desa, Kadis PMD Kab Pasangkayu Minta Seluruh BPD Menolak



Metromilenial .com,Pasangkayu - Spanduk model umbul - umbul dengan ketinggian kurang lebih 3,5 meter tiba - tiba masuk ke Desa - desa dengan harga 6 juta rupiah sebanyak 20 lembar spanduk, Sontak menjadi tranding topik di group Abpednas Kabupaten Pasangkayu.

Parahnya, Spanduk yang tidak jelas siapa tuannya ini seolah - olah menjadi kewajiban bagi para Kepala Desa untuk tetap dibayarkan, pertanyaanya adalah apakah pengadaan yang tidak tertuang dalam RKPDes dan ABPDes tahun anggaran berjalan tidak menjadi temuan?. Meski terkesan dipaksakan untuk dianggarkan dalam perubahan APBdes, apakah pengadaan spanduk umbul - umbul menjadi usulan yang urgent dianggarkan dalam situasi APBdes seperti saat ini.?

Berdasarkan data yang dihimpun Media ini Kamis, 21/07/22, bahwa sebagian besar spanduk ini telah diterima oleh para kepala desa, Namun sebagian belum bayar dengan perjanjian nanti selesai anggaran perubahan.

Salah seorang Kades di Kabupaten Pasangkayu yang inisialnya minta dirahasiakan mengeluhkan dengan adanya pembayaran spanduk yang dianggap sangat memberatkan Desa.

"Kami juga tidak paham spanduk apa ini. langsung diantarkan, yang antarpun cuma satu orangji saya tau karena salah satu pengurus Apdesi. yang jelas ini bukan kesepatan awal dengan teman- teman desa," Keluhnya.

Anggota BPD Lelejae, Kecamatan Bulutaba, Dian Pratiwi yang konfirmasi ke bendahara Desa mengakui kalau Desanya sudah bayar 6 jutah. "Dia sudah bayar pak. kami sama sekali tidak tahu itu," Ujarnya.

Kadis PMD Pasangkayu Dr Irfan Rusli Sadek yang di konfirmasi via WA mengaku tidak tahu menahu soal ini.

"Kami tidak tahu soal itu. saya juga kaget dapat infonya," Jawabnya singkat.

Terkait soal ini, Ketum DPC ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Pasangkayu, Imranto, S.Pd.I, Berharap para Kepala Desa untuk hati - hati terhadap kebijakan penggunaan anggaran Desa, sebab kades tidak bisa semena-mena melakukan perubahan APBdes tanpa persetujuan BPD. Ia juga meminta kepada seluruh BPD agar tidak menyetujui perubahan APBdes soal penganggaran spanduk yang tidak jelas tuannya dan apa urgensinya.

"Masih banyak hal - hal skala prioritas yang bisa dianggarkan di perubahan. bukan itu spanduk," Tutupnya, / (Hend/ Bah).